Bandung, 2 Mei 2019 – PT Digital Tunai Kita, sebagai penyelenggara aplikasi teknologi finansial TunaiKita yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hari ini hadir di Kota Bandung untuk berbagi pengalaman dalam acara “Startup Talk” bertajuk “Road to Industry 4.0”. Seminar ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat, dan Cubic Coworking Space di Hotel Savoy Homann Bandung.

Ketika didirikan pada bulan Mei 2017 di Jakarta, dan saat pembukaan kantor cabang di Bandung, TunaiKita sangat terbantu dengan proses perizinan pemerintah dan OJK yang akomodatif. Selain itu, ruang kerja bersama menjadi alternatif pada awal kegiatan operasional. Hasilnya, TunaiKita mampu fokus mendukung program pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan.

Sejalan dengan semangat Industri 4.0, TunaiKita memanfaatkan teknologi machine learning dan big data dalam proses underwriting, sehingga pelanggan bisa memperoleh pinjaman tunai sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk membayar kembali. “TunaiKita secara aktif telah melakukan perluasan layanan ke berbagai daerah di Indonesia, untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman cepat dan mudah dari lembaga keuangan yang kredibel,” jelas Andry Huzain, Direktur TunaiKita.

Saat ini, TunaiKita tengah bertransformasi menjadi perusahaan layanan jasa keuangan berbasis teknologi informasi dengan lebih dari 360 karyawan, kantor di 7 kota, serta melayani pelanggan di 159 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Mengakhiri paparan dalam acara Startup Talk, Head Of Corporate Affairs TunaiKita, Yos Kusuma menyampaikan, “Pelaku usaha UMKM serta pegiat usaha rintisan sebaiknya tidak menunda dalam mengurus perizinan resmi ke pemerintah, supaya bisa fokus dalam mengembangkan usahanya.”