Batam, 14 September 2018 – Tunai Kita terus menjalani misi untuk membuat masyarakat Indonesia melek fintech dengan turut berpartisipasi dalam pameran “Fintech Days 2018” yang resmi dibuka hari ini di Batam bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku penyelenggara utama, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan sejumlah perusahaan teknologi finansial atau “fintech”. Bulan Agustus kemarin, TunaiKita resmi hadir di Batam untuk memberikan pinjaman online kepada warga setempat, baik untuk keperluan produktif maupun konsumtif.

“Kredit yang ditawarkan TunaiKita dapat diperoleh dengan cepat, 24 jam sehari, di seluruh Indonesia. Masyarakat yang selama ini tidak terjamah oleh lembaga keuangan konvensional kini — melalui aplikasi TunaiKita — bisa mengakses dana secara online. Keperluannya bisa bersifat produktif, yakni buat mengembangkan usaha kecil-menengah. Bisa juga bersifat konsumtif, yakni buat kalangan profesional atau karyawan yang ingin membeli gadget, kendaraan atau memiliki keperluan mendadak. Mereka pun bisa melunasi pinjaman ini secara angsuran, tanpa memberatkan pengeluaran bulanan,“  kata COO TunaiKita, Andry Huzain.

Teknologi dan aplikasi TunaiKita sudah teruji bisa mempertemukan mereka yang memerlukan kredit konsumtif dan produktif dengan lembaga-lembaga keuangan kredibel.  Hasil akhirnya adalah pinjaman hemat biaya untuk masyarakat; proses aplikasi pinjaman dan perlindungan dari penipuan online yang bersifat real-time; serta sistem penagihan hutang yang menghormati pelanggan dan mengutamakan privasi data.

“TunaiKita hadir di Batam untuk memberi edukasi bagi masyarakat tentang berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan fintech, dan aplikasi TunaiKita secara lebih khusus. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri fintech di Indonesia, TunaiKita turut mendukung upaya  Otoritas Jasa Keuangan membuat masyarakat Indonesia lebih melek fintech melalui berbagai forum sosialisasi seperti Fintech Days 2018,” kata VP Corporate Affairs TunaiKita, Anggie Ariningsih.  

Manfaat teknologi TunaiKita diterima baik oleh para konsumen di paruh pertama 2018, dimana jumlah pinjaman yang dicairkan naik 400 persen lebih, jumlah nasabah yang memilih untuk meminjam lagi dengan TunaiKita naik 60 persen, sementara angka kredit macet untuk bulan Juni turun 175 persen dibanding Januari. Per bulan Agustus kemarin, TunaiKita telah hadir di 159 kota dari Barat hingga Timur Indonesia.