Jakarta, 25 April 2019 – PT Digital Tunai Kita, sebagai penyelenggara aplikasi TunaiKita yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan, hari ini berpartisipasi dalam acara CX Financial Services Indonesia 2019. Konferensi ini berlangsung pada tanggal 24-25 April 2019 di Jakarta dengan mengusung tema “Akselerasi Transformasi Digital & Inovasi Berorientasi Pelanggan.” Diantara berbagai lembaga jasa keuangan terkemuka Indonesia yang mengikuti acara ini, TunaiKita menjadi satu-satunya wakil dari industri teknologi finansial (fintech).

CEO & Co-Founder TunaiKita, James Chan, menyampaikan pandangannya dalam sesi dengan tema Mendorong Inovasi Produk dan Layanan Jasa Keuangan Berorientasi Pelanggan. “TunaiKita sangat memperhatikan kebutuhan pelanggan. Pelanggan kami mendapatkan pengalaman terbaik dalam perjalanan mereka menggunakan aplikasi kami, mulai dari memperoleh informasi dan pemahaman, pengunduhan, pengajuan, pembayaran kembali, hingga pelanggan bisa merekomendasikan layanan kami,” James menjelaskan. Ia menambahkan bahwa Customer Experience di TunaiKita adalah bagian penting dalam arah perusahaan untuk terus menyajikan aplikasi yang terpercaya dan bisa diandalkan.

Sementara itu, COO & Co-Founder TunaiKita, Andry Huzain, yang turut bertukar gagasan dengan para eksekutif dari perusahaan perbankan, asuransi, dan lembaga keuangan multiguna ternama di konferensi ini kembali menegaskan pentingnya komitmen untuk layanan pelanggan. “Dengan terus mendengar dan memahami kebutuhan pelanggan kami, TunaiKita berkomitmen untuk meningkatkan layanan kami, baik produk maupun fitur, untuk terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia yang mencari pinjaman mudah, cepat, dan dapat dipercaya,” jelas Andry.

Layanan TunaiKita dapat dinikmati pelanggan di 159 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Seiring bertumbuhnya jumlah mitra dan pelanggan, TunaiKita terus mengembangkan produk dan inovasi untuk menjangkau masyarakat Indonesia, lebih luas lagi. “Dalam menjalankan operasionalnya, TunaiKita selalu mengacu dan patuh terhadap regulasi pemerintah, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta kode etik dan pedoman perilaku AFPI sebagai salah satu anggotanya,” terang Chisca Mirawati, Direktur Hukum dan Kepatuhan TunaiKita